PATRIARKI SEBAGAI HAMBATAN STRUKTURAL DALAM KETERLIBATAN POLITIK PEREMPUAN
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya patriarki sebagai hambatan struktural dalam keterlibatan politik perempuan. Dengan pendekatan kualitatif dan teknik wawancara mendalam terhadap 5 informan, ditemukan bahwa budaya patriarki masih mengakar kuat di dalam kehidupan masyarakat, namun telah telah muncul dukungan dari kalangan generasi muda yang menunjukan adanya pergeseran perspektif. Hambatan utama yang dihadapi meliputi budaya patriarki, stereotip yang berkembang di masyarakat, minimnya dukungan strukturan dari partai politik dan rendahnya akses pelatihan. Penelitian menyimpulkan bahwa strategi afirmatif harus diperkuat dengan kebijakan substansif, perubahan budaya dan edukasi publik, serta pendidikan politik berkelanjutan untuk menciptakan representasi yang setara.
Kata kunci: Patriarki, Politik Perempuan, Stereotip
ABSTRACT
This study aims to analyze patriarchal culture as a structural barrier to women's political participation. Using a qualitative approach and in-depth interviews with five informants, it was found that patriarchal culture is still deeply rooted in society, but there is emerging support from the younger generation, indicating a shift in perspective. The main barriers faced include patriarchal culture, stereotypes prevalent in society, insufficient structural support from political parties, and limited access to training. The study concludes that affirmative strategies must be strengthened with substantive policies, cultural change, public education, and sustained political education to achieve equitable representation.
Keywords: Patriarchy, Women's Politics, Stereotypes