MOTIVASI PEGAWAI DIWILAYAH KECAMATAN SAGULING KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan politik yang diterapkan di
Kecamatan Saguling Kabupaten Bandung Barat dalam meningkatkan motivasi kerja pegawai. Latar
belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran pemimpin dalam birokrasi pemerintahan,
khususnya pada unit pelayanan publik di tingkat kecamatan. Gaya kepemimpinan yang tidak sesuai
dengan kebutuhan pegawai dapat menurunkan semangat kerja dan produktivitas, sehingga
mengganggu kualitas layanan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
deskriptif dengan pendekatan post-positivis. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan
wawancara mendalam terhadap pegawai dan pejabat struktural di Kantor Kecamatan Saguling.
Berdasarkan teori Max Weber, penelitian ini menemukan bahwa gaya kepemimpinan legal-rasional
menjadi dominan, namun belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan motivasi intrinsik
pegawai. Sebagian besar pegawai menyatakan bahwa meskipun struktur kerja berjalan sesuai
prosedur, pemimpin kurang menunjukkan pendekatan karismatik dan partisipatif yang dapat
membangun loyalitas dan antusiasme kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perpaduan antara
gaya legal-rasional dan karismatik lebih tepat untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif,
produktif, dan inspiratif di tingkat kecamatan.
Kata kunci: Gaya Kepemimpinan, Kepemimpinan Politik, Motivasi Pegawai, Kecamatan Saguling,
Max Weber
ABSTRACT
This research aims to analyze the political leadership style applied in the Saguling Sub-district of
West Bandung Regency in enhancing employee motivation. The study is grounded in the significance
of leadership in public bureaucracy, particularly at the sub-district level, where effective
leadership greatly influences employee morale and service quality. Using a descriptive qualitative
method and a post-positivist approach, data were collected through field observations and in-depth
interviews with employees and structural officials at the Saguling Sub-district Office. Drawing on
Max Weber’s theory, the study reveals that the dominant leadership style is legal-rational.
However, this approach alone does not fully address employees’ intrinsic motivational needs. Most
employees acknowledged that although organizational procedures are followed, leadership lacks
charismatic and participatory elements that foster deeper engagement and commitment. The study
concludes that a combination of legal-rational and charismatic leadership is more effective in
creating a conducive, productive, and inspiring work environment at the sub-district level.
Keywords: Leadership Style, Political Leadership, Employee Motivation, Saguling Sub-district,
Max Weber