Inventaris Awal Jamur Makroskopis di Kawasan Konservasi Ek-Situ Bandung Zoo
Keywords:
Bandung Zoo, Inventarisasi, Makrofungi, MorfologiAbstract
Kawasan konservasi ek-situ Bandung Zoo ditemukan beberapa jenis keanekaragaman hayati yang tidak hanya mencakup tumbuhan dan hewan, tetapi terdapat beberapa jenis makrofungi yang hidup berdampingan dan bersimbiosis dengan tumbuhan. Berdasarkan observasi literatur belum ada penelitian terkait jenis-jenis jamur makroskopis di kawasan tersebut. Penelitian bertujuan survei inventarisasi awal untuk mengetahui jenis-jenis jamur makroskopis di kawasan konservasi ek-situ Bandung Zoo sehingga bisa dijadikan sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya. Jenis penelitian adalah penelitian lapang (field research). Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan metode jelajah survery eksploratif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumtentasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan eksploratif. Hasil eksplorasi ditemukan 11 spesies di kawasan konservasi ek-situ Bandung Zoo, yaitu Makrofungi yang ditemukan didominasi oleh filum Basidiomycota dengan spesies : Perenniporia medulla-panis, Ganoderma applanatum, Auricularia auricula-judae, Trametes versicolor, Coprinellus disseminates, Trametes ochracea, Fomes fomentarius, Lenzites saepiaria Wulf., Schizosphyllum komune, dan Bjerkandera adust. Kelompok lainnya yaitu dari filum Eumycetes yaitu Plueteus boudieri. Spesies jamur yang sering dijumpai di kawasan konservasi ek-situ Bandung Zoo yaitu Trametes versicolor dari famili Polyporales yang mendominasi sebagian besar merupakan jamur dekomposer yang banyak tumbuh pada pohon yang telah mati dan memiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungan hingga dapat mengembangkan diri secara cepat pada habitatnya yang mempunyai tingkat kelembaban yang tinggi. Hasil survei awal ini menunjukan tingginya keberagaman spesies jamur makroskopis yang berada di kawasan konservasi ek-situ Bandung Zoo sehingga mempunyai potensi untuk dieksplorasi lebih lanjut.
