Optimalisasi Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Pupuk Organik Cair dari Urine Kelinci pada Budidaya Tanaman Brokoli (Brassica Oleracea L. Var. Italica.) di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang

Authors

  • Yulianus Kotouki Program studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Wanita Internasional Bandung, Indonesia
  • Bayu Perisha Program studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Wanita Internasional Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57103/biosains_medika.v1i1.78

Keywords:

Optimalisasi, Konsentrasi, Pemberian, Urine Kelinci, Brokoli

Abstract

Tujuan studi ini ialah untuk mengetahui konsentrasi dan waktu paling optimal pemberian pupuk organik cair dari urine kelinci pada budidaya tanaman brokoli. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang. Dalam riset ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif, desain riset deskriptif dan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan dua faktor perlakuan yaitu: konsentrasi urine kelinci 0 ml/L, 150ml/l, 300 ml/L dan frekuensi pemberian urine kelinci dengan perlakuan seminggu sekali dan seminggu dua kali. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 240 tanaman, sampel yang diambil sebanyak 120 tanaman. Instrumen pengambilan data menggunakan eksperimen, observasi, dokumentasi dan telaah kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan ANOVA dua arah dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil riset menunjukkan bahwa konsentrasi urine kelinci berpengaruh nyata terhadap setiap parameter yang diamati. Kesimpulan hasil penelitian ialah konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk organik cair dari urine kelinci berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 28 dan 49 hari setelah tanam, jumlah daun pada umur 35 hari setelah tanam, lebar daun pada umur 28 hari setelah tanam, berat basah tanaman, berat krop, dan diameter krop. Konsentrasi dan frekuensi terbaik adalah konsentrasi 150 ml/L dengan aplikasi seminggu dua kali. Saran dalam penelitian ini ialah waktu yang paling optimal untuk meningkatkan kualitas dan hasil tanaman brokoli adalah konsentrasi K1 (150 ml/L) frekuensi pemberian dua kali dalam satu Minggu. Oleh karena itu para petani atau peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan konsentrasi dan frekuensi yang sama untuk memperoleh hasil yang maksimal. Selain itu, perlu melakukan penelitian selanjutnya yang serupa dengan judul yang telah diangkat oleh peneliti guna membandingkan dengan hasil yang telah didapat oleh peneliti dan penelitian selanjutnya dengan konsentrasi dan frekuensi yang sama.

Published

2023-01-25

How to Cite

Kotouki, Y., & Perisha, B. (2023). Optimalisasi Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Pupuk Organik Cair dari Urine Kelinci pada Budidaya Tanaman Brokoli (Brassica Oleracea L. Var. Italica.) di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang. Jurnal Biosains Medika, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.57103/biosains_medika.v1i1.78